Mencari Alloh dengan memahami Bismillaahir rohmaanir rohiimi

Zuhud…..

zuhud lanjutan….

zuhud disini yang menggunakan huruf  ‘jai’ ya….

seperti yang sudah dibahas sebelumnya banyak keanehan tentang definisi zuhud…
kita melihat banyak buku yang membahas zuhud dan begitu banyak sufi yang melakukan yang dianggap ‘zuhud’….
hanya saja terjadi kegamang-an pada saat kita melihat definisi dari zuhud itu sendiri….
kok bisa ya zuhud mempunyai kontradiksi yang ‘halus’ dengan kaidah-kaidah hadist adan al qur’an yang lainnya…
kok bisa ya banyak orang yang tenang-tenag saja dan tidak membahas secara kritis tentang zuhud itu sendiri…
kenapa ya….?
1. takut…
2. nggak tahu alias nggak ngerti..
3. sebodo amat ah…
4. tahu tapi males nerang-in …
5. emang gue pikirin…
6. ah itumah ilmu sufi alias tingkat tinggi… bukan bagian kita…. BEUUU …

gitu kah alasan kita?

Mamang sih dalam buku-buku agama tidak begitu banyak yang membahas tentang zuhud….

banyak ketidak logisan masak seorang sufi atau wali Alloh ta’ala yang bersih hatinya dalam beribadah bisa bersifat muak terhadap dunia…. sementara mau nggak mau disadari bahwa dunia adalah termasuk modal kita untuk beribadah kepada Alloh ta’ala…..

seharusnya zuhud yang dimaksud adalah juhud yang mempergunkan huruf ‘jim’…

kebetulan memeriksa Al Qur’anul kariim yang memakai huruf ‘jai’ itu tidak ada…. yang ada adalah yang mempergunakan huruf ‘jim’…

juhud… berakar kata sama dengan jihad yang berarti melakukan atau beribadah dengan sungguh-sungguh…

Juhud berarti melakukan ibadah dengan sungguh-sungguh.

jelaskan bila kita mengartikan juhud it melakukan ibadah dengan sungguh-sungguh maka kita tidak akan mengalami kerancuan apa yang dimaksud dengan para sufi para wali Alloh, para shidiqiin para syahiidin….

mereka biklang juhud adalah dengan cara beribadah dengan sunguh-sungguh… terserah ditakdir kan  apa oleh Alloh ta’ala…

kaya

miskin

atau sedang-sedang saja….

yang terpenting adalah juhud….

yang terpenting adalah beribadah dengan ikhlas kepada Alloh ta’ala…

….

kesimpulannya marilah kita menanamkan sifat juhud pada diri kita…

marilah kita beribadah dengan sungguh-sungguh kepada Alloh ta’ala…..

marilah kita sungguh-sungguh memahami hakekat beribadah yang sebenarnya kepada Alloh ta’ala….

‘Wa ufawwidu amri ilaalloohi…

Ilahiii antal maqshuudi wa ridhoka mathlubi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: