Mencari Alloh dengan memahami Bismillaahir rohmaanir rohiimi

Hikam Nomor Urut 1

“Min aalamati imtimaadi ‘alal ‘amali nuqshoo nu rojaa ‘a ‘indal wujuudi jalali”

Pada saat berkurangnya harapan kepada Rohmat Nya Alloh ta’ala disaat terbuktinya suatu kesalahan yang telah dilakukan, itu adalah sebagian dari ciri bergantungnya kepada amal.

Orang-orang yang lalai dan bodoh itu sering bergantung kepada amal, contohnya adalah seperti kepada amal-amalan, kana pangkat, kana dunya, kana kalimah dan lain sebaginya.

Hal tersebut diatas adalah sifat-sifat orang yang benar benar terlihat kedodohannya.

Sementara orang-orang arif hanya berharap kepada Alloh ta’ala saja, merasa dirinya tidak mempunyai apa-apa, sumerah diri, pasrah kepada Alloh ta’ala. Maka dimana jalmi arifin dina kondisi salah atawa to’at maka orang arif itu melihat ini semua adalah kehendakNya Alloh ta’ala, serta terus menerus menetapkan hatinya untuk tetap taat dan berbakti kepada Alloh ta’ala. Orang arif tersebut tidak melihat kepada kekuatan dirinya. Semuanya adalah kehendakNya Alloh ta’ala semata.

WAHASBUNALLOHI WANI’MAL WAKIIL

Jadi cukup hanya kepada Alloh ta’ala dan cukup hanya kepada Alloh ta’ala saja tawakal, jeung dirina nepi-hingga tidak merasa memiliki daya dan upaya melainkan hanya dengan pertolongan Alloh ta’ala sahaja.

(ssst ini baru 1/3 kurang ya… samburnya ntar-ntar lagi ya…)

Comments on: "Hikam Nomor Urut 1" (1)

  1. Amien..leres…cep..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: